Padang – Universitas Mercubaktijaya (UMCB) terus melanjutkan implementasi Program Kampus Berdampak “Cahayo Surau Gadang” melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang menyasar isu kesehatan keluarga dan lingkungan di Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.
Setelah sebelumnya melaksanakan kegiatan Surau Gadang Fit serta Komunitas Inklusif Disabilitas dan Lansia Berdaya, pada Kamis, 9-7-2026 UMCB kembali menggelar dua program unggulan lainnya, yakni Program Keluarga Cerdas 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Digital dan Program Surau Gadang Hijau.
Program Keluarga Cerdas 1000 HPK Digital dilaksanakan di RW XIII Harapan Bangsa, Kelurahan Surau Gadang dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, serta ibu yang memiliki balita. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan stimulasi yang tepat selama periode emas 1000 Hari Pertama Kehidupan.
Dalam kegiatan tersebut, tim Universitas Mercubaktijaya melaksanakan skrining tumbuh kembang anak sebagai upaya deteksi dini terhadap kemungkinan adanya hambatan pertumbuhan dan perkembangan pada balita. Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai stimulasi tumbuh kembang yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah sesuai dengan tahapan usia anak.
Koordinator kegiatan, Putri Nelly Sofiah, S.SiT., M.Keb menjelaskan bahwa intervensi pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan investasi penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak serta memberikan edukasi terkait stimulasi yang tepat sehingga setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujarnya.
Pada waktu yang sama, Program Surau Gadang Hijau juga dilaksanakan di RW XXII RT 01, RT 02, dan RT 03 Kelurahan Surau Gadang melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah rumah tangga dengan mengusung tema “Dari Limbah Menjadi Berkah: Wujudkan Keluarga Peduli Lingkungan melalui Pengelolaan Sampah Mandiri”.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga sekaligus mendorong terbentuknya perilaku ramah lingkungan di tingkat keluarga dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pemilahan sampah dari sumbernya, pengelolaan limbah rumah tangga secara mandiri, serta pemanfaatan limbah yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi sehingga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan maupun kesejahteraan keluarga.