Padang – Program Studi S1 Logistik, Fakultas Sosial dan Bisnis Universitas Mercubaktijaya (UMCB), menyelenggarakan Kuliah Pakar bertema “Manajemen Pengadaan dan Pengendalian Persediaan dalam Sistem Logistik Kesehatan untuk Mendukung Respons Krisis dan Kedaruratan” pada Kamis , 30 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai pentingnya sistem logistik kesehatan dalam mendukung penanganan bencana dan situasi kedaruratan.

Kuliah pakar menghadirkan Edral Pratama, S.T., M.Sc., Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat, sebagai narasumber. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Program Studi S1 Logistik, Yovita Yulia M. Zai, S.E., M.T., Sekretaris Program Studi S1 Logistik, Rahmi M. Nur, M.T., jajaran dosen, serta mahasiswa Program Studi S1 Logistik.

Dalam pemaparannya, Edral Pratama menjelaskan bahwa sistem logistik kesehatan merupakan salah satu komponen vital dalam mendukung keberhasilan penanggulangan bencana. Pengelolaan logistik yang efektif dimulai dari proses identifikasi kebutuhan, pengadaan, pengendalian persediaan, penyimpanan, hingga distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak secara cepat, tepat, dan efisien.

“Keberhasilan respons terhadap bencana sangat bergantung pada kesiapan sistem logistik. Pengelolaan yang baik akan memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tepat waktu, sehingga pelayanan kesehatan tetap berjalan secara optimal meskipun berada dalam kondisi darurat,” ujar Edral Pratama.

Selain menjelaskan konsep manajemen pengadaan dan pengendalian persediaan, narasumber juga mengulas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan logistik kesehatan saat terjadi bencana, seperti keterbatasan akses distribusi, perubahan kebutuhan di lapangan, serta pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah, fasilitas kesehatan, relawan, dan berbagai lembaga terkait.

Mahasiswa mengikuti kegiatan dengan antusias melalui sesi diskusi interaktif yang membahas implementasi sistem logistik kesehatan, strategi pengelolaan rantai pasok (supply chain management), serta praktik distribusi bantuan kemanusiaan pada berbagai kondisi kedaruratan. Materi yang disampaikan memberikan gambaran nyata mengenai kompleksitas pengelolaan logistik dalam situasi krisis sekaligus membuka wawasan mahasiswa terhadap tantangan profesi di bidang logistik kesehatan.

Ketua Program Studi S1 Logistik, Yovita Yulia M. Zai, S.E., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan kuliah pakar merupakan bagian dari strategi pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik di lapangan melalui kolaborasi bersama praktisi.

“Kami berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kehadiran narasumber dari BPBD Provinsi Sumatera Barat memberikan pengalaman dan wawasan nyata kepada mahasiswa mengenai implementasi manajemen logistik dalam penanggulangan bencana, sehingga mereka memiliki kompetensi yang lebih komprehensif ketika memasuki dunia profesional,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan kuliah pakar ini, Universitas Mercubaktijaya terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi pemerintah dan dunia profesional dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Kegiatan ini diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan perspektif yang lebih luas mengenai manajemen logistik kesehatan, sehingga siap berkontribusi dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan, respons kebencanaan, dan misi-misi kemanusiaan di masa mendatang.