Padang – Universitas Mercubaktijaya (UMCB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya riset dan kolaborasi akademik internasional melalui Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Menggunakan Artificial Intelligence (AI) yang merupakan bagian dari Program Diaspora Berdampak 2026. Kegiatan yang berlangsung Kamis, 5 Agustus 2026 di Auditorium Universitas Mercubaktijaya ini menjadi wadah bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi dalam menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing global.
Workshop menghadirkan narasumber internasional, Prof. Andrivo Rusydi, Ph.D., akademisi dari National University of Singapore (NUS), serta Prof. Dr. Eng. Muhammad Ilhamdi Rusydi, S.T., M.T. bersama Tim Diaspora Universitas Andalas. Kehadiran para pakar tersebut memberikan perspektif mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan dalam mendukung aktivitas riset dan publikasi ilmiah di era digital.
Dalam pemaparannya, Prof. Andrivo Rusydi, Ph.D. menjelaskan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dapat menjadi instrumen strategis bagi peneliti untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas karya ilmiah. Namun demikian, penggunaan AI harus dilakukan secara etis, bertanggung jawab, dan tetap menjunjung tinggi integritas akademik.
“Artificial Intelligence merupakan alat yang dapat membantu peneliti dalam berbagai tahapan penulisan artikel ilmiah. Namun, AI bukanlah pengganti kemampuan berpikir kritis dan orisinalitas peneliti. Integritas akademik harus tetap menjadi fondasi utama dalam setiap publikasi ilmiah,” ungkapnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Eng. Muhammad Ilhamdi Rusydi, S.T., M.T. bersama Tim Diaspora Universitas Andalas memaparkan berbagai strategi pemanfaatan AI dalam proses penyusunan artikel ilmiah, mulai dari pengembangan ide penelitian, penelusuran literatur, pengelolaan referensi, penyusunan naskah, hingga penyempurnaan kualitas manuskrip sebelum dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi.
Selama workshop berlangsung, peserta memperoleh pengalaman praktis mengenai penggunaan berbagai perangkat berbasis AI yang dapat mendukung proses penelitian secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, peserta juga diajak memahami batasan-batasan etis dalam penggunaan teknologi kecerdasan buatan agar tetap sesuai dengan standar publikasi ilmiah internasional.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta antusias menggali informasi mengenai peluang pemanfaatan AI dalam meningkatkan produktivitas riset, strategi publikasi di jurnal bereputasi, serta tantangan yang dihadapi peneliti di tengah perkembangan teknologi digital.
Workshop ini merupakan bagian dari implementasi Program Diaspora Berdampak 2026, yang mengusung tema “Kolaborasi Internasional untuk Penguatan Riset, Inovasi, dan Pengembangan SDM Menuju Indonesia Berdampak.” Program tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara akademisi diaspora Indonesia dan perguruan tinggi dalam mengembangkan riset, inovasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi internasional.
Melalui kegiatan ini, Universitas Mercubaktijaya terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mendorong lahirnya inovasi, serta meningkatkan kualitas publikasi ilmiah yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Penguatan kapasitas dosen, peneliti, dan mahasiswa melalui kolaborasi dengan akademisi diaspora diharapkan dapat menghasilkan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak, Universitas Mercubaktijaya terus memperluas jejaring kerja sama global sebagai langkah strategis dalam menciptakan budaya riset yang unggul, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia di kancah internasional.