Padang — Universitas Mercubaktijaya (UMCB) terus memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi riset internasional melalui Program Diaspora Berdampak 2026. Program yang mengusung tema “Kolaborasi Internasional untuk Penguatan Riset, Inovasi, dan Pengembangan SDM Menuju Indonesia Berdampak” tersebut menjadi salah satu langkah strategis UMCB dalam mendorong pengembangan riset yang berorientasi pada inovasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Integrasi Roadmap Riset dan Working Group Tematik yang digelar secara daring melalui Zoom, Rabu , 12 Agustus 2026 .Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan diaspora Indonesia yang memiliki kiprah akademik dan profesional di tingkat internasional.

FGD tersebut dihadiri Prof. Dr. Muhammad Ilhamdi Rusydi, S.T., M.T. selaku Ketua Pelaksana Program Diaspora Berdampak 2026 dan Prof. Andrivo Rusydi, Ph.D., diaspora Indonesia yang berkiprah di National University of Singapore (NUS).

Dalam forum tersebut, peserta membahas integrasi roadmap riset serta pengembangan working group tematik sebagai landasan untuk membangun kolaborasi yang lebih terarah dan berkelanjutan. Diskusi juga menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai peluang pengembangan riset, inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan global.

Melalui integrasi roadmap riset, UMCB diharapkan dapat memiliki arah pengembangan penelitian yang semakin terstruktur dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sementara itu, pembentukan working group tematik diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi lintas bidang yang mempertemukan sivitas akademika dengan mitra dan jejaring internasional.

Kehadiran Prof. Andrivo Rusydi memberikan perspektif global sekaligus membuka peluang penguatan jejaring akademik internasional. Kolaborasi dengan diaspora Indonesia yang berkiprah di perguruan tinggi dan pusat riset dunia menjadi salah satu strategi untuk memperluas akses terhadap pengetahuan, pengalaman, serta peluang kerja sama penelitian.

Bagi UMCB, Program Diaspora Berdampak 2026 tidak sekadar menjadi forum akademik, tetapi merupakan bagian dari strategi membangun ekosistem riset yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada dampak. Sinergi dengan diaspora diharapkan dapat memperkuat kapasitas sivitas akademika sekaligus mendorong lahirnya penelitian yang memiliki relevansi dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, UMCB berkomitmen untuk terus memperluas jejaring akademik internasional, meningkatkan kualitas dan kapasitas riset, serta mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif dan mampu berkontribusi dalam persaingan global.

Bersama Diaspora, Perkuat Riset, Hadirkan Inovasi, Wujudkan Indonesia Berdampak.